Superkoran

Sponsored Links

Jumlah Pengunjung sampai hari ini

Visitors: 4750605

Who's Online

We have 6 guests online
Kumpulan Tulisan Damar Shashangka:
 Kumpulan tulisan Damar yang berkaitan dengan runtuhnya kerajaan Majapahit dan pengislaman Indonesia dan Syech Siti Jenar:
Read more...
 
Said: Kumpulan tulisan Win Wan Nur
   kolom ini berisi semua tulisan Win Wan Nur di Superkoran sejak Mei 2008
Read more...
 
Said: Kumpulan tulisan Anwari Doel Arnowo
 kolom ini berisi semua tulisan Anwari Doel Arnowo di Superkoran sejak Juni 2006
Read more...
 
Buku Tamu - tolong diisi

Januari 2010: 3 bulan setelah 4 juta - sekarang sudah melewati 4,500,000 pengunjung!

Oktober 2009: Pada usia 4 tahun, SK sudah melewati angka 4,000,000 pembaca!

Juni1, 2009:Superkoran melewati 3,000,000 pembaca - 5 bulan setelah tonggak 2 juta

Jan 9, 2009 - >Tak dinyana, tak diduga, hari ini Superkoran sudah melewati 2.000.000 pengunjung. Agustus 2008 baru 1.000.000 pengunjung. Butuh waktu 3 tahun untuk mencapai 1 juta. Tapi 1 juta berikutnya cuma butuh waktu 5 bulan. Terima kasih atas bantuan penulis dan pembacanya, baik yang suka maupun yang belum.

Minggu, 19 Oktober 2008  Mohon bantuannya untuk mengisi buku tamu Superkoran. Silakan isi komentar anda mengenai Superkoran.

 

 

Read more...
 
Said: Kumpulan tulisan Habe

 kolom ini berisi semua tulisan Habe di Superkoran sejak Juli 2008

Habe: Taksi Haji Siddik
Habe: Tuhan di Las Vegas Boulevard

Read more...
 
Pengumuman untuk Penulis Superkoran tahun 2010

 PERUBAHAN: user name PENULIS tak berlaku lagi. Semua tulisan bisa dikirim lewat This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it atau lewat Apa Kabar di Facebook. Kiirm permintaan menjadi "teman" dengan Apa Kabar di FB dan anda bisa tag kalau ada tulisan.

 

 

Read more...
 
komentar anggota Print E-mail
User Rating: / 16
PoorBest 

 Mailing list Apakabar di Yahogroups tepat pada tanggal 17/8/2008 telah ditutup. Pada saat ditutup, jumlah anggotanya 5,600.

Forum Apakabar pada tahun 2007 sudah mencapai anggota lebih  dari 6,000 orang dan saat ini (Nov 2008) jumlah anggotanya sudah hampir 26,000 orang.  Semua anggota Apakabar di Yahoo diharapkan pindah ke Forum, dengan mendaftar kembali di Forum Apakabar

Apakabar adalah milis plural, sekuler dan kemudian beralih ke bentuk Forum mulai 17/8/2005

Milis ini mulai dengan nama Apakabar - dalam bentuk milis - oleh Dr John McDougall. (Oktober 1990)

Pada  bulan Feb tahun 2002 beralih ke Yahoogroups dan dikelola oleh elceem dan kemudian dikembangkan menjadi3 media:milis Apakabar, Forum Apakabar (pengembangan lanjut dalam bentuk web) dan Superkoran (17 Agustus 2005)

  Dibawah ini adalah komentar, harapan dan kritik anggota terhadap milis Apakabar & Superkoran

=================================================== 

Buat yang punya rasa ingin tahu tentang situasi politik terakhir di Indonesia, tulisan2 yg menggigit, tulisan2 yg tajam tapi bermakna...silahkan klik disini dijamin...deh...asyik tenan...bisa lupa waktu deh, baca terussss...sampai habis.. padahal nggak ada abisnya, ( itu pengalaman pribadiku loh...)
 
hardianto
di kantopr saya sering baca superkoran, superkoran.info. Bukan baca news tapi esai yang menggelitik pikiran kita. baru setelah itu saya baca Kompas dan Detik sedikit Baru kerja. Gila yah! Kapan produktip hehe

 http://www.netsains.com/index.php/page_info/pid_214

17 Januari 2007: Oetomo Rully

Saya melihat milis ini juga seperti itu, untuk
memperkaya wawasan dan memperbaiki diri.

Dulu, saya ini berharap supaya Indonesia bubar aja, karena memang
komponen-komponen masyarakatnya maunya menang sendiri. Sekarang,
setelah menikmati apakabar yang cinta Indonesia ini, apalagi setelah
membaca tulisan Pak Anwari tentang Bung Karno, saya jauh lebih cinta
kepada Indonesia ini dan berharap Dia mencapai kegemilangannya.

Dulu, saya termasuk fundi, tapi disini ke-fundi-an saya di-murni-kan
sehingga lebih manusiawi dan membumi. Dulu, ikutan aktif dalam
milisi perjuangan kebebasan adalah sesuatu yang sangat saya
dambakan. Dulu, pikiran dipenuhi oleh ide pembantaian orang-orang
yang tidak sepaham. Sekarang, tidak ada lagi pikiran-pikiran dangkal
seperti itu.

Para penulis di apakabar ini sedang melakukan hal yang baik. Saya
nilai, burunhantu juga sedang MELAKUKAN hal yang baik. Bagi saya,
berbicara atau menyampaikan pendapat juga sebuah usaha yang harus
dihargai. Hasil karya otak (dan hati) juga pantas dihargai
sebagaimana hasil karya otot.

Seseorang yang masuk milis, biasanya lurking dulu, untuk melihat
kultur dari sebuah milis. Postingan satu atau dua hari tidak cukup
bagi kita untuk mengambil kesimpulan terhadap sebuah milis, apalagi
sekaliber apakabar. Kalau pada saat Anda masuk, yang Anda lihat
adalah segumpal kacang tanah yang busuk, jangan langsung ambil
kesimpulan bahwa tempat ini adalah lokasi berkumpulnya kacang tanah
busuk, karena kalau Anda perhatikan agak lama, Anda mungkin bisa
melihat bahwa kacang tanah yang busuk itu ditimpali oleh cabe rawit,
tepung singkong, garam, air, kelapa, dll yang ternyata adalah bahan
untuk membuat combro (makanan khas Jawa Barat). Tapi justru kacang
tanah busuk itulah komponen paling mak-nyuss dalam combro :)

Oleh karena itu, sekali lagi, saya anjurkan Anda untuk berhenti dari
marah. Kacang tanah busuk itu jangan dimakan, tunggu dan perhatikan
milis ini mengubahnya menjadi oncom (dimana Anda juga bisa turut
membantu menyediakan tepung singkong atau komponen lainnya), barulah
nikmati rasa combro yang gurih dan sedikit pedas itu. Jadi pengen
neh... :)

Milis ini mengubah saya, menjadi lebih baik. Dan itu adalah hal yang
besar dan nyata, yang telah dilakukan oleh member-member apakabar
dengan kualitas intelektual yang tinggi (Anda benar) disini. Milis
ini juga bisa mengubah Anda kalau Anda membuka diri dan ikhlas
melepaskan kacamata kuda yang Anda kenakan saat ini.

Salam,
Rully


Rajawali Pagi:

Bukankan freedom of speech dan anonimity dari Apakabar ini, yang membuatnya jadi begitu terbuka dan mencerahkan (atau malah membutekkan, yah? Tapi kalau begitu, kenapa tinggal disini? Keluar aja, gitu aja kok repot..)? Kalo nanti ndaftar forum harus pakai KTP, supaya jelas kalau tuntut-tuntutan, waah.., semua arus pemikiran yang begitu berwarna-warni itu, langsung macet.., cet! Ndak bagus! Dan kita harus akui lho, Apakabar membuat kita lebih pinter! Kalau ada yang nggak ngaku itu pasti self-contradicting, ngapain disini. Hehehe... Karena at worst, jadi lebih pinter ngeles! Sekarang saya mau ke poin utama saya. Saya kok dari dulu melihat Apakabar itu refleksinya Indonesia, bangsa kita ini, dalam bentuk yang lebih telanjang, dan.. aman! Dulu, ngomong ke publik bahwa Suharto kaco, ya anda pasti di-prodeokan. Kalo sekarang mungkin sama dengan ngomong ke publik, Habib Rizieq itu kaco, ya.. anda akan digebuki gerombolannya.. Jadi anonimitas itu atribut penting untuk menjaga kebebasan beradu kepala.

Jadi sebagai kesimpulan, saya menganggap Apakabar itu bagian dari usaha kemanusiaan untuk memerangi kebodohan, sukur-sukur ada efek multiplikasinya yang akan membuat masyarakat yang lebih luas juga sedikit tercerahkan. Sedikit lho..

202.73.122.131 (B1-7-CBN-Personal-119-131.kabelvision.com) cecep
Netscape Navigator or other not listed
denger ttg apakabar mah sejak jaman si john. wuah, urang mah ti baheula sok sebel sama apakabar; kayak macam corat coret dinding wc ari nu ieu karasana mah geuning ngeunah bacanya euy ... JD wuih gile deh yeuh jelema otaknya ... encerrr belum lagih b@b, kang anton, helsing, nico, mula, raharjo ... wah opininya keren punya dah ... bukan tulisan wc umum ;)
banyak2 nulis yahhh ... loba nu bararego yeuh termasuk urang yeuhh
70.96.66.240 (70-96-66-240.dsl1.ado.il.frontiernet.net) Laksmi
Internet Explorer United States of America
Dulu, saya anggap apakabar hanyalah, "A place that is full of 'stupid', desperate people venting, writing bullshits, shouting 'anger'." Tapi saya simak lagi. Saya simak lagi. Ternyata, "This is a place of hope. This is a tiny, little place to fight the unbeatable foes, to right the unrightable wrongs. A place to start a 'journey' for the truth, no matter how hopeless, no matter how far..." Mar 20, 2006

ImageRruaarr biasa! Aset tak terkira rupanya ada di milis apakabar ini. Segala ada! Ahli sejarah, ahli ekonomi, ahli cari uang, filosof, ahli sastra dll dll. Begitu terbuka thread baru tentang komposisi klasik dahulu kala nan adhi luhung..segera muncul juga ahli-ahli tentang Mozart, Bach, Heydn dll dll. Sungguh suatu center of excellent yang sayang kalau disia-siakan. Saya yang selama ini cuma ROM, tercenung terbengong-bengong menyaksikan akrobatik indah apresiasi maupun kritisi pada pakar di milist ini. Kalau saja ada yang bisa mensinergikan energi kreatif yang berlimpah ini...hmmm alangkah!"ibnuachmad" Apr 10, 05



Aku nggak aktif nulis di apakabar, tapi aku menikmati diskusi apakabar. saking asyiknya , bahkan sampai mandi saja aku masih memikirkan kata- kata yang tertoreh para apakabarian.(YNUGROHO 5 April 2005)



... , ternyata Apakabar adalah forum yang benar-benar demokratis dan mempunyai banyak anggota yang sangat potensial untuk menjadi pemikir-pemikir bangsa). Aturan di sini juga sangat 'to the point', bebas dari ikatan basa- basi dsb. Loekyh - msg no 48600 Jan 30, 2005



Tue, 15 Feb 2005 08:25:29 -0000 saya menilai ntu Apakabar ditujukan bagi para pemain kata yg mahir bersilat logika... terserah dia mau jualan apa asal bisa dikategorikan rasional dan masuk akal... yaa ditancepin ke apakabar. Sang From: "elceem"
Date: Sat Feb 8, 2003 10:13 am


Total 605 1420 3306


membaca ada milis apakabar
ogut membayakan milis seperti dulu sewaktu diasuh john
kagak tahunya topiknya kaga beda dengan milis taek kotok proletar
isu zaman purba seperti jilbab, kerusuhan dan isu abad ke 8 lainnya
serta penulis2 nya seperti jusfik, ade kimhook
membuat rusak nama apakabar yang top dibawah john (Sohib)



Lucu ya...

dulu di apakabar, karena bosen dengan moderasi yang
dilakukan John, maka bedol lah orang2 ke Proletar.
Proletar, setelah 3 tahun, dirasakan mulai banyak
mudharatnya, orang lalu bedol lagi ke Apakabar,
apalagi setelah Elceem memudahkan jalan dengan
memindahkan Apakabar ke YahooGroups....lalu
orang mulai merasa manfaatnya moderasi, dan ingin
diikat lagi...... (Ottoman)


Kenapa Apakabar-nya John terjaga? Bukan semodel
tai-kotok? Itu karene John memoderasi milisnya. John konsisten dengan misimilis yang sudah jadi paugeran yang harus dipatuhi para netternya.

Milis-milis lain yang muncul belakangan, hanya beberapa yang
dimoderasi, mengingat kerjaan memoderasi butuh waktu yang hampir full--time. Ini harus dilakukan agar posting tak terlambat masuk. Butuh enersi khusus untuk itu. Aku pernah mencobanya,akhirnya harus nyerah. (Gigih Nusantara)


Ditinggal beberapa hari - AK ini makin mulus !
Gembor-panggembor makin leluasa -- berbagai sudut pandang makin 'byar'
..

bagi mereka2 yg purist - fanatis satu jalur - kurasa ini berita jelek
.. terbukti dari makin sengit nya sambit2an kata2 keras :)

Secara meluas - justru ini yg bagus .. semua jalur pikir (sedapatnya
dipilah jalur pikir wong waras - oleh moderator yaa? :) boleh diumbar.
Bukan hanya purist agama / moral / suku .. tetapi juga sebaliknya
non-agama, hal2 sensitip suku2an -- juga sebalik- dari sebaliknya :)
gombalnya atheisme, gombalnya relavisisme ..

Dan sebalik-dari sebaliknya lagi :) …………………

Ini termasuk jasa2 apakabar juga ! kaya dulu si john jadi 'great
equalizer'! Bravo!

----
(Babat)


From: rezameutia < This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it >
Date: Sat Jul 26, 2003 11:24 pm
Subject: (Re: My fear)



apa sih bedanya antara sabili, padangmbulan dan
apakabar?

sama saja.

semuanya milis pingitan. semuanya punya moderator
tipe fasis bloon, yang demen mencekal.

dulu kamu dan jusfiq, paling demen mecaci maki milis pingitan seperti sabili, padangmbulan. eh...jebul, sekarang kalian malah ngacir ke milis
pingitan apakabar. berlindung dibawah ketiak moderator fasis bloon, seperti anggota sabili, padangmbulan yang kalian ejek.

itu mah makan taik sendiri namanya. (rezameutia)


Kurasa Apakabar benar2 naik daun belakangan ini - prol-ians rata2 pada
ngungsi kesini -- FID juga sepi. Jadi resep lcm yg 'semi-moderated'
ternyata manjur .. plok ..plok .. (tepuk tangan! bukan singkatan dari
ko-plok :) (Babat Gongso)




Subject: Apakabar@yahoogroups - 1 tahun!

Pada hari ini, 8 Februari, tepat Apakabar@yahoogroup berusia 1 tahun.

Jumlah anggota sudah mencapai 570 orang + 35 orang yang bounced. Dengan bertambahnya anggota sebanyak 100% dalam 6 bulan terakhir, sikap moderator sudah berubah. Tidak bisa satu persatu kiriman anda dikomentari kalau ditolak. Akibatnya ada anggota yang menulis:

"Moderator bangsat! Moderator facist! Kenapa jawab saya tidak dimuat? Anjing!"(JH)

Pada awalnya, milis ini tidak di moderasi. Saya merasa bahwa anggota milis ini, yang meneruskan Apakabarnya John , sudah dewasa dan matang. Ternyata baru jalan 1-2 bulan sudah banyak keluhan dan penyalah gunaan kebebasan. Berkali kali ada tingkah tidak bertanggung jawab seperti: pemalsuan address, pengiriman gambar gambar vulgar yang akhirnya merugikan banyak pihak yang sama sekali tidak menginginkan perbuatan seperti ini di milis Apakabar. Terpaksa, mau tidak mau - moderasi diberlakukan.

Tentunya banyak yang keberatan.Juga saya sering menerima keluhan dari yang berideologi kiri, kanan, extrim kiri dan kanan dan semua golongan agama. Yang mengaku Katolik jengkel karena katanya moderator tidak memberi kesempatan membela diri saat ada tayangan yang menyerang ajaran gerejanya atau tingkah umatnya. Yang ingin berdakwah marah, karena dakwahnya dihentikan. Mereka lupa bahwa milis ini sama sekali tidak punya misi agama dan Apakabar bukan wadah yang sesuai untuk itu.

Keberatan paling banyak adalah dari mereka yang mau Apakabar ini "full contact" dan bebas dari halangan apapun. Bagi yang menginginkan milis yang tanpa moderasi sama sekali, sebetulnya milis semacam ini sudah cukup banyak: Proletar, puluhan milisnya Jusfiq seperti apakabar4all, indodamai4all dll.

Saya ingin menempatkan Apakabar disuatu niche tersendiri. Walaupun ada moderasi ringan dan kadang kadang berat (terutama di week-end dimana angka BOUNCING anggota langsung drastis melonjak - karena kebanyakan menggunakan fasilitas kantornya), saya ingin Apakabar ini enak dibaca. karena itu posting yang punya > lebih dari >>>, sering saya tolak. Milis ini sengaja menganjurkan anggota agar menggunakan HTML format, agar gambar dan text bisa memudahkan dan menarik pembaca, kalau tidak buat apa kita cape lelah mengirimkan sesuatu ke Apakabar? Tapi tetap saja banyak yang mengirimkan plain text yang formatnya sukar sekali dibaca, dan sering di buang begitu saja. Juga forwardan diskusi dari milis lain, biasanya tolak. Tulisan yang isinya hanya makian melulu dan permintaan agar orang lain minta maaf, saya kira bukan pada tempatnya dikirimkan pada 600an orang, dan saya anjurkan pada semua moderator agar ditolak saja.

Pada penyumbang tulisan setia Apakabar - terima kasih banyak atas sumbangan anda yang meramaikan arena diskusi kita ini! Walaupun berbeda dalam ideologi, kepercayaan dan misi, kita bersatu dalam keinginan melihat Indonesia yang damai, adil dan makmur (dan sekular - yang ini keinginan team moderator). Hal ini dicoba dilambangkan lewat foto yang sengaja dipasang di HOMEnya Apakabar@yahoogroups, apa sudah ada yang melihatnya?

Terima kasih pada team moderator APAKABAR (Rebecca Khoo dan teman teman yang tidak bersedia disebutkan namanya), yang walaupun sering kena semprotan dan makian datang, tidak mudah putus asa dan patah hati.



Minggu lalu, tepatnya 3 February, milis Apakabar@yahoogroups ini tepat berusia 3 tahun.

Jumlah anggota hari itu 1170. ( +250an anggota bouncing)
Dari semua milis sekular Indonesia di Yahoogroups, milis ini aadalah yang terbesar dari segi jumlah anggotanya. Beberapa perbandingan:
Prol ( usia 5 tahun - 994 anggota)
FID (3 tahun - 954 anggota).
Istiqlal (4 tahun – 510 anggota)

Ketiga milis besar diatas adalah milis bebas sedang Apakabar setelah berusia 3 bulan kemudian memilih menjadi milis yang di moderasi.

2 tahun bukanlah waktu yang lama. Masih bayi, sebab itu penyakit anak-anak masih menjangkit di Apakabar. Masih ada saja gejala yang disitir oleh Kang Muroni - keluhan anggota mengapa tulisannya tidak dimuat dan mengapa tulisan si anu kok dimuat. Apa boleh buat, masih ada dari kita yang belum bisa memilih tempat – ada tempat yang bebas total dan ada tempat yang memang anggotanya sudah memilih adanya moderasi terhadap semua posting yang masuk. Kalau mau semua tulisan kita dimuat, kirim saja ke milis bebas yang ternyata malah lebih banyak dari milis yang di moderasi.

Terima kasih pada anggota dan team moderator - yang sekarang dan sebelumnya – yang bersedia tumbuh bersama-sama

Bagaimana pertumbuhan bayi Apakabar 2 tahun berikut. Berapa jumlah anggota di tahun 2006? Apakah Hukum Moore berlaku bagi milis ini? Dari pengalaman saya - ada milis yang perkembangannya malah jauh lebih cepat dari Hukum Moore.Biarkanlah sang waktu yang menjawabnya!

2003 2004 2005
Anggota 570 1170 2737
Bounced 35 250 569


 
Indikator
Maret
May 5
June 2
Juli 4
July 18
Agustus

Jumlah anggota
590
725
778
820
902
902
Jumlahanggota bounced
84
108
138
180
164
164
Total anggota
674
823
916
1000
1066
1066

Anggota baru masih masuk dengan deras. Dalam 2 minggu ini masih ada kenaikan tajam sebanyak 7%.

Sayang sekali sekali masih ada Cross posting yang sempat masuk lewat moderasi. Untuk ini, saya minta maaf pada semua anggota dan harapan saya hal ini akan tak akan ada lagi.

Penting sekali menjaga keseimbangan dalam jenis posting. Sebuah milis akan mulai koma, kalau
(jumlah forwardan berita dan crossposting dari milis lain) > (jumlah diskusi). Coba saja masuk sebuah milis dan hitunglah jumlah crossposting dan forwardan vs jumlah posting diskusi.

Hukum elceem: Makin banyak (crossposting + forwardan), makin sedikit diskusinya J


.



 
Duel Habe - Meta - Indonesia 2030
 
Rosnida Sari: Orientasi kampus
Read more...
 
Iwan Piliang: Manusia Universal & Masjid Monumental
 Inilah Sketsa ke-3 perjalanan memfasilitasi kepulangan sosok Ziad dari Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) ke Indonesia. Ada pembaca, mengeluhkan panjangnya tulisan ini. Satu tulisan lebih dari 2.500 kata. Konon bagi majalah sekaliber The New Yorker, tulisan 2.000 kata (edited), mereka masukkan ke kelompok rata-rata. Saya mencoba belajar ke sana, tentu spesial saya hidangkan bagi Anda yang senang membaca. Karya monumental tak boleh asal. Lihatlah bangunan Masjid Syeh Zayed di PEA.
Read more...
 
Habe: Indonesia 2030 ( Sebuah Prediksi )
Image Semua orang tahu bahwa banyak pengamat politik dan sosial saat ini bertebaran di Indonesia.Contohnya para talking heads yang bisa anda saksikan berdebat sampai berbusa busa di acara tv tiap hari.Tapi hanya sedikit orang yang berani menjadi dukun seperti saya, yang seperti prabu Jayabaya atau ki Gendeng Pamungkas berusaha memprediksi masa depan negara sampeyan yang bernama Indonesia dalam beberapa dekade ke depan ke dalam bahasa ilmiah.
Read more...
 
Metamorfosa: Prediksi Indonesia di Tahun 2030
Sebelum kita memasuki tulisan inti, ada baiknya kita menengok lebih dalam makna dari kata "prediksi" itu sendiri. Saya pribadi berpendapat bahwa makna prediksi tidak bisa disamakan dg ramalan, meskipun keduanya bersifat mencoba membaca sesuatu yg akan terjadi (visi), namun keduanya memiliki 'metodology' yang berbeda sebagai pijakan.
Read more...
 
Win Wan Nur: Mengintip Sejarah Gayo Melalui Silsilah Keluarga
Karena tidak ada catatan, aku tidak tahu persis sejak kapan keluargaku mulai menetap di Isaq.
Read more...
 
Kurnia Harta Winata: KOEL 9
 alamat fans page: http://www.facebook.com/pages/KOEL/167370362833
Read more...
 
Win Wan Nur: Isaq Kampungku Yang Bersuhu Hangat
Isaq, adalah nama ibu kota kecamatan Linge yang masuk ke dalam wilayah administrasi kabupaten Aceh Tengah. Tapi meskipun statusnya adalah ibu kota kecamatan, jangan membayangkan Isaq itu sebagaimana layaknya ibukota kecamatan di pulau jawa yang ramai. Karena meskipun statusnya ibu kota kecamatan, tapi Isaq letaknya terpencil di tengah hutan pinus di pedalaman Tanoh Gayo yang ditinggali penduduk yang lebih sedikit dari sebuah RW di Jakarta.
Read more...
 
Sehat Ihsan Shadiqin: Islah Para Pejuang Rakyat
Read more...
 
Habe: Tokek
Image
Read more...
 
Iwan Piliang: Ibarat Puzzle Inilah Penggalan “Kombur” TKW & Ziad
Tugas diplomat Indonesia di luar negeri, seperti saya simak di Persatuan Emirat Arab (PEA), juga cerita sosok Indonesia bekerja di Oman, bermuara: galebeh-tebeh urusan Tenaga Kerja Wanita (TKW): kabur dari majikan; di bawah umur; dilecehkan seksual; diperkosa; jatuh dari gedung; disetrika panas; sengaja menjual diri alasan terpaksa; bersuami seakan berpoliandri di negeri orang; panjang kata jika dilanjutkan. Jahanam kali laku lelaki - - termasuk saya - - mengirim perempuan mara ke manca negara. US $ 6, 615 miliar peneriman dari TKI, 2009, setara Rp 59, 5 Triliun, tiada arti apa-apa dibanding penggelapan pajak melalui transfer pricing pelaku usaha di Indonesia yang setahun melebihi Rp 1.000 Triliun. Buat apa mendidik, menggaji mahal para diplomat, jika pekerjaannya terguras arus mengurus TKW. Lanjutan Sketsa Ziad Salim Zimah yang “tertahan” 8 tahun di PEA, pulang bersama saya 16 Februari 2010: mencairkan rindu air mata darah sang ibu.
Read more...
 
Didik Elpambudi: Tak Mudah untuk Bercerita
Sekitar 33 tahun lalu, usiaku lima tahun. Aku tinggal lingkungan etnis Tionghoa di Kabanjahe, Tanah Karo. Aku sekolah di kelas nol kecil Taman Kanak-kanak Roma Katolik. Aku belum lama tinggal di kota itu. Aku pindah dari Siantar, kota kelahiranku, karena Bapak yang bekerja di salah satu badan usaha milik negara ditugaskan ke Tanah Karo.
Read more...
 
Sehat Ihsan Shadiqin: Sesendok Air di Kolam Madu
Read more...
 
Ismail Asso: Nasionalisme- Perspektif Papua
Read more...
 
Rosnida Sari: Ketidakegoisan seorang dosen
Tahun 2008 lalu,sepasang suami istri yang juga dosen datang dari Kanada untuk berkunjung ke Aceh. Tepatnya, ke kampus saya di IAIN. Kedua mereka mengajar di fakultas yang berbeda di kampus saya.
Read more...
 
Habe: The Good Malin Kundang
Image
Read more...
 
Edizal: Birunya Pulau Cebu (1)
Philippine Airlines yang kami tunggangi menderu laju menyibak langit musim salju yang berkelabu murung menuju daerah selatan yang benderang. Berselonjor ria kami di window seat yang diminta kepada gadis loket di Bandara Narita. Sebetulnya tak usah menuntut begitu karena perut pesawat ini hampir kosong melompong dengan bangku yang terisi lebih kurang 20% saja.
Read more...
 
Sehat Ihsan Shadiqin: Sandiwara di Ruang Kelas
 Jujur, meskipun saya sudah mengajar beberapa tahun di perguruan tinggi, tapi saya tidak pernah bertanya pada mahasiswa, apakah ia puas dengan apa yang saya lakukan untuk “mendidik” mereka atau tidak. Saya tidak bertanya karena satu sisi saya pikir “apa perlu bertanya demikian?” Satu sisi yang lain saya sudah tahu jawabannya, pasti mereka akan mengatakan “tidak puas.’ Sebab siapa sih manusia yang pernah benar-benar puas? Tapi tiba-tiba saya berfikir untuk mencoba bertanya pada seorang teman, apakah ia pernah menanyakan kepada mahasiswanya tentang kepuasan. Ternyata jawabnya sama dengan saya. “tidak pernah.” Ia bahkan menambahkan, “tugas kita memberikan bahan dan materi pelajaran, menjelaskan, membuat mereka mengerti dan mengujinya di ujian. Persoalan apakah mereka puas atau tidak itu urusan mereka.” Apalagi, katanya, mahasiswanya malas-malas, nggak mau belajar, malas membaca dan lainnya.
Read more...
 
Denny Baonk: Maharaja, Oscar & Cupang
Kemaren, maharahja ceritanya ngumpulin mentri-mentrinya maen rapet-rapetan di Kabin.
Seperti juga kalo kita naek bis kota, namanya rapet-rapetan wajar lah kalau terjadi juga nainggol-nainggolan.
Read more...
 
Habe: Orang Murtad Ziarah
ImageMemasuki gerbang pemakaman umum Tanah Kusir siang itu, matahari Jakarta seperti makin edan memanggang garang tidak memperdulikan gerahnya para pengantar rombongan upacara penguburan yang mencluster di area kuburan.Saya datang kembali setelah terakhir ziarah sekitar 10 tahun yang lalu ke makam mama di sini.
Read more...
 
DN Aidit:: Sedjarah Diriku VI
 SEDJARAH HIDUPKU (DARI BELITUNG SAMPAI BERKELANA TAK HINGGA) DISUSUN OLEH: DIPA NUSANTARA AIDIT
Read more...
 
Denny Baonk: Konspirasi Langit
Saya heran. Kenapa tiap mau jemput anak saya pulang sekolah, hari yang terang benderang tiba-tiba jadi muram lalu nangis kenceng-kenceng. Hujan deras, lalu masih pula dilengkapi petir yang nyamber-nyamber mengerikan.
Read more...